Likes:
Menu
Home
Tata Tertib
Kontak

Puisi Rohani Umum

Berikut kumpulan bahasa puisi mengenai rohani secara umum/untuk umum. Semoga teman-teman menyukainya, mendapat inpirasi dan hal bermamfaat. Terima kasih. Yani

Hari Baru

Karya: Cahyani Wijayanti

Hari ini
Hari yang kunanti-nanti
Saat ku buka mataku
Kunikmati sejuknya cintaMu

Wow sungguh luar biasa anugrahMu
Mungkin banyak insan yang menganggap ini biasa
Namun bagiku ini ajaib
Seluruh organ tubuhku kau buat sehat
Kau buatku dapat melihat panorama kebaikanMu

Kau lukiskan itu dalam kanvas cakrawalaMu
Setiap degup jantungku seakan-akan bermelodi mengagungkan karyaMu
Lidah ini tak tahan tuk menceritakan kasihMu

Syukur kupanjatkan hanya bagiMu
S'gala hormat pujian kupersembahkan hanya untukMu
Terimakasih Allahku buat hari baru
Hari yang penuh anugrah dan sukacita melimpah
Selamat tinggal hari yang telah lalu
Kini ku siap mengarungi dunia di hari baru ini dengan tuntunan terang cintaNya
Amin

14 Maret 2013

Bertamu

Karya: Cahyani Wijayanti

Saat duduk bersantai di pondok kita
Menikmati semilir angin sepoi-sepoi
Mengendurkan otot-otot yg kaku
Wow... Senangnya hati ini

Namun tiba-tiba...
Ada saja yang datang berkunjung
Bermaksud bertamu
Atau sekedar bertanya sesuatu

Hemm...
Kadang-kadang ada juga tamu yang tak diundang
Kedatangannya membuat kegelisahan
Kehadirannya tak diinginkan
Bahkan bisa membuat kita kehilangan kendali kemudi
Siapakah dia?
Ya benar... Dia adalah gelombang masalah
Gelombang yang menerpa bahkan bisa merobohkan pondokmu
Mampukah kita bertahan dan menang melawannya?

Ada juga tamu yang tiba-tiba datang
Tiada satu insan pun yang dapat meramalkan waktu kedatangannya
Dia adalah kematian
Dia bisa menjemput kita kapan saja
Saat jatuh sakit... saat di tengah keramaian..
Atau bahkan di saat segala sesuatu berjalan baik dan bahagia
Siapkah kita?

Namun tenanglah...
Ada juga sosok tamu yang menggairahkan
Dia adalah tamu yang senantiasa kita harapkan
Kedatangannya kita nantikan
Ya benar dia adalah sukacita... damai sejahtera dan kebahagiaan

Terkadang kita tidak dapat memilih siapa tamu yang akan mengunjungi kita
Bagaimakah respon kita?
Apa yang sebaiknya dilakukan?
Bertahankah kita dalam berproses?
Sobat... Jawaban kita menentukan langkah kita selanjutnya

22 Febuari 2013

Belajar...belajar...belajar...

Karya: Cahyani Wijayanti

Belajar….belajar… dan belajar….
Mungkin saat kau mendengar kata-kata itu
Kau tersentak…..takjub….api bergelora di hatimu
Atau biasa saja….datar-datar saja….
Atau mungkin jenuh saat kau mendengarnya…

Jika kita teringat saat berlatih bersepeda…
Kadangkala kita terjatuh…jatuh…dan jatuh lagi…
Namun kita pasti berusaha tuk bangkit kembali
Agar kita dapat berpetualang dengan sepeda impian kita…

Belajar dan terus belajar
Mengejar impian..taklukkan dunia…
Terangilah gelapnya malam
Menjadi pribadi yang berkenan di hadapanNya

Namun…jadilah seperti padi
Yang semakin berisi semakin merunduk
Rendah hatilah dan jadilah berkat untuk sesama
Teruslah belajar….

Dengan terus belajar…
Kau semakin dibentuk…
Diasah…dibersihkan…
Diubah menjadi lebih baik dan lebih sempurna
Sesuai dengan tujuan dan rencanaNya yang indah
Amin

09 Febuari 2013

Melayani

Karya: Cahyani Wijayanti

Melayani….
Membutuhkan pengorbanan
Jiwa…raga…. waktu…
Bahkan mungkin materi


Namun di atas semuanya itu
Perlu ketulusan hati
Tiada pamrih….
Tak mengharapkan balas budi
Meluap begitu saja
Terpancar indah menerangi kegelapan

Ketika melayani…
Ada saatnya kau menuai dengan sorak-sorai sukacita
Namun ada saatnya kau menabur bahkan sampai mencucurkan air mata
Saat itulah kan teruji motivasimu yang sesungguhnya

Apakah kau masih tetap mau melayani setiap saat?
Di saat kau diterpa badai kehidupan…
Di tengah padang gurun tandus…
Di saat kejenuhan melanda..
Maukah kau tetap setia
Masihkah kau tulus melayani…?

Semua kan teruji melewati lorong waktu..
Teruji bagaikan emas dalam dapur peleburan api…
Ya… semua kan teruji….

04 Febuari 2013

Suka? Berbagi ke teman

Copyright 2014 Cahyani Wijayanti - All Rights Reserved