Likes:
Menu
Home
Tata Tertib
Kontak

Puisi Rohani Umum

Berikut kumpulan bahasa puisi mengenai rohani secara umum/untuk umum. Semoga teman-teman menyukainya, mendapat inpirasi dan hal bermamfaat. Terima kasih. Yani

Hikmat

Karya: Cahyani Wijayanti

Sumber segala hikmat ialah takut akan Tuhan
Dialah yang akan menuntun langkahmu
Dialah yang akan menjadi lentera jiwamu
Dialah Sumber dari segala sumber kebenaran dan kebajikan

Dialah Allah di atas segala allah
Dialah Alfa dan Omega
Dialah penyembuh yang ajaib
Dialah yang bertahta di KerajaanNya

Mari datang mendekatlah padaNya
Maka Dia akan memberitahukan segala hikmat dan rencanaNya yang kudus bagimu
Dia Allah yang terus memanggil namamu
Mengetuk di muka pintu hatimu

Mari bukalah pintu hatimu
Maka Air Kehidupan akan tercurah bagimu
Menyegarkan dan membersihkan hatimu
Meratakan jalan yang bergelombang
Mematahkan segala belenggu dosa
Memberikanmu jubah baru
Sebagai tanda bahwa kau adalah anak yang diurapiNya

01 Juni 2017

Dalam Keheningan

Karya: Cahyani Wijayanti

Dalam keheningan ku temukan kasihMu
Kasih yang sempurna selamatkan hidupku
Dalam keheningan Kau menyapaku mesra
Bagaikan permaisuri ku dimanjakanNya

Timbulah sebuah pertanyaan
Ya Tuhan Allahku
Mengapa Kau seakan-akan terdiam ketika ku mencariMu?
Mengapa Kau tidak menjawab seruanku?
Oh ....rasanya ini tidak mungkin!

Ternyata rohNya menggiringku pada sebuah lorong waktu
Menempatku di sini seorang diri
Gelap gulita
Masuk jauh ke dalam sanubariku

Di sini... di tempat ini ku temukan banyak akar....
Ya .... akar ini harus diselaraskan
Dibersihkan.....
Sehingga lahan ini semakin siap tuk ditanami benih baru
Benih yang pada saatNya nanti akan menjadi sumber kehidupan baru
Benih yang mungil ini akan tumbuh berkembang dan berbuah untuk kemuliaanNya
Benih sumber pancaran kasihNya
Menjadi berkat untuk sesama

S'gala puji syukur ku naikkan hanya bagi namaMu yang kudus dan mulia
Amin

01 Juli 2016

Tersenyum di Balik Pintu

Karya: Cahyani Wijayanti

Ku berjalan ke sana
Sepertinya terlihat segar disana
Keraguan melanda
Namun kubulatkan tekadku
Melanjutkan petualanganku ke sana

Berseri seri hatiku
Tenggelam dalam sungai sukacitamu
Haaaa...!!
Apa yang terjadi...??
Tiba-tiba kuterhempas keluar
Dan pintu terkunci rapat
Ku ketuk ketuk pintu itu
Ku mencoba mendobrak pintu itu
Namun percuma saja
Pintu tetap tertutup
Huuuhh...lelah!

Ku hanya bisa terdiam di balik pintu
Tertegun untuk sementara waktu
Lututku kemudian bertelut
Tertunduk berpasrah
Satu pintu lagi tertutup bagiku

Ada apa gerangan?
Apa maksud dari semua ini?
Mengapa harus terjadi dalam kurun waktu yang hampir bersamaan?
Ribuan tanda tanya menyerbu batinku

Tiba-tiba kurasakan hembusan angin lembut
Kesejukan menyapaku
Ya...mungkin ini saatnya pengosongan diri
Membuka hati untuk lebih dibersihkan
Segala kelekatan siap dilepaskan
Mungkin itulah alasan pintu itu tertutup bagiku
Lalu Dia memberiku ketegaran
Dan pada akhirnya aku dimampukan tuk tersenyum ikhlas di balik pintu itu

28 Mei 2015

Terima kasih Bapak

Karya: Cahyani Wijayanti

KAU DIAM SERIBU BAHASA
MENYIMPAN SEJUTA ASA
MUTIARAMU TERPENDAM DALAM KALBU
NAMUN TETAP BERSINAR DALAM KEGELAPAN

CINTAMU MELULUHKAN HATI KAMI
PERHATIANMU MENGGUGAH KAMI
UNTAIAN DOAMU MENGUBAH HIDUP KAMI
YA…SELURUH ALBUM KEHIDUPANMU KAU DEDIKASIKAN UNTUK KAMI

TERIMAKASIH BAPAK
TERIMAKASIH UNTUK SEGALA PERJUANGANMU
KAU PIKUL SALIB SEPANJANG HIDUPMU
KAU RELA MENANGGUNG SEGALANYA UNTUK KAMI

MAAFKAN KAMI BAPAK
KARENA KAMI BELUM CUKUP MEMBAHAGIAKANMU
KAMI BELUM BISA MEMBALAS SELURUH CINTA KASIHMU
KAMI BELUM MAMPU MENGHIASI HIDUPMU DENGAN SUKACITA PENUH

DOA INI KAMI DARASKAN HANYA UNTUKMU
BERSAMA BUNDA MARIA DAN PARA KUDUS DI SORGA
MEMOHON RAHMAT KERAHIMAN ILAHI
AGAR PENGAMPUNAN TERCURAH DAN TERBUKALAH PINTU SORGA UNTUKMU
SAMPAI ALLAH BAPA MEMELUKMU KEMBALI MASUK DALAM KEHIDUPAN KEKAL DI KERAJAANNYA
TERIMAKASIH BAPAK
KAMI KELUARGA YANG SANGAT MENCINTAIMU

17 APRIL 2015

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 ... 13 Next >>

Suka? Berbagi ke teman

Copyright 2014 Cahyani Wijayanti - All Rights Reserved