Likes:
Menu
Home
Tata Tertib
Kontak

Puisi Keluarga

Berikut macam macam puisi tentang keluarga, seperti untuk ayah, ibu, kakak, dan adik. Semoga teman-teman menyukainya, mendapat inpirasi dan hal bermamfaat. Terima kasih. Yani

Ibu

Karya: Cahyani Wijayanti

Ibu…
Kerutan halus di wajahmu
Kulitmu yang mulai keriput
Tak memudarkan kecantikanmu

Ibu…
Kaulah cahaya batinku
Menerangi setiap langkahku
Segala wejanganmu kan ku ingat sepanjang waktu
Menggenggamku erat dengan untaian doamu

Ibu..
Terimakasih untuk pancaran kasihmu
Terimakasih untuk kesabaranmu
Terimakasih untuk segala pengorbananmu
Yang membentukku menjadi pribadi baru
Seperti yang Maha Kuasa kehendaki untuk hidupku

30 Mei 2017

 

Mama

Karya: Cahyani Wijayanti

Kehadiranmu sungguh menghangatkanku
Tuntunanmu menyelamatkanku
Meski terkadang keras seperti baja
Namun kau lembut seperti sutra

Mama...
Kesabaranmu lah yang mengubahkanku
Untaian doamu lah yang membersihkan jiwaku
Permohonan terus kau panjatkan ke hadirat Sang Empunya Hidup ini
Menghantarkanku menuju kebahagiaan

Mama...
Kau sangat berarti bagiku
Bahkan kau lebih daripada malaikat tak bersayap
Hatimu selalu memeluk hatiku yang rapuh ini
Terima kasih mama...

31 Oktober 2013

Wonder Woman...???

Karya: Cahyani Wijayanti

Lembut…. namun tegas….
Cantik…namun sederhana…
Kuat….berwibawa…
Hangat menyentuh kalbu….

Tatapan matamu….
Bagaikan panah menembus relung hatiku
Dekapanmu…
Membuat damai jiwaku

Satu tubuh menyandang banyak profesi
Dapat melakukan banyak hal dalam satu waktu
Pondok ini bersih…damai… indah karena kehadiranmu
Peluhmu mengalir deras… namun tak sedikit pun keluhan terucap

Pengabdianmu sungguh luar biasa
Kesabaranmulah yang meluluhkan hatiku
Wonder woman…??
Bahkan kau lebih daripada wonder woman
Karena kau adalah permata hatiku
Mama… I love you so much….

03 Juli 2013

Tongkat

Karya: Cahyani Wijayanti

Tongkat..
Ya… tongkat itu
Sebagai penyangga tubuh itu
Berjalan melewati batas waktu

Tongkat..
Sesuatu yang pada awalnya tak kulihat
Bahkan ku lirik pun tidak
Namun.. saat ini..
Benda itu sangat berarti

Memang bukan untukku
Tetapi untuk pahlawanku
Dia yang telah menjadi tulang punggung
Berkorban demi masa depanku

Terimakasih pahlawanku
Engkau selalu menjadi malaikat tak bersayap dalam hidupku
Walaupun terlihat keras dan dingin
Namun hatimu lembut

Terimakasih pahlawanku
Jasamu sungguh luar biasa
Tongkat ini.. ya tongkat ini
Mungkin tiada bernilai
Namun inilah tanda cintaku padamu
Yang tak mungkin bisa membalas smua kebaikanmu

Terimakasih pahlawanku..

31 Januari 2013

Suka? Berbagi ke teman

Copyright 2014 Cahyani Wijayanti - All Rights Reserved