Likes:
Menu
Home
Tata Tertib
Kontak

Puisi Kehidupan

Berikut puisi-puisi tentang kehidupan, bermacam-macam pelajaran hidup untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Semoga teman-teman menyukainya, mendapat inpirasi dan hal bermamfaat. Terima kasih. Yani

Kupu-Kupu

Karya: Cahyani Wijayanti

Kupu-kupu
Begitu indahnya rupawan warnamu
Eloknya tubuhmu
Setiap kebasan sayapmu
Mendatangkan melodi indah bagiku

Namun banyak yang tak menyadari
Kau telah melewati lorong waktu
Berproses...bermetamorfosis
Terbentuk perlahan-lahan

Bermula dari makhluk yang kecil dan lemah
Mungkin tak terpandang sedikit pun
Namun ada saatnya kau berdiam diri
Menahan rasa di dalam kunkungan ruang gelap

Saat itu mungkin sakit rasanya
Gelap.. Sesak...ugh..ingin rasanya cepat keluar
Namun kau tetap sabar
Menanti saat yang tepat

Dan akhirnya saat itu datang
Perlahan-lahan kau keluar
Wooowww... Dahsyat kau berhasil!
Kau berubah menjadi makhluk bersayap
Terbang melintasi alam semesta
Indah sekali dirimu wahai kupu-kupu
Kau seperti peri penghibur lara
Luar biasaaa!!!

14 April 2013

Entahlah...

Karya: Cahyani Wijayanti

Entahlah...
Sambil menghela nafas panjang
Ku hanya berguman dalam hati
Benarkah jalan yang akan ku tempuh?

Hem...
Pergulatan batin
Ada pergolatan hebat antara kalbu dengan realita
Terus dan terus saja bergejolak

Akhirnya sampai pada suatu titik
Ku berhenti melangkah dan terdiam
Mengambil sebuah keputusan
Memang penuh resiko
Namun ku pasrahkan saja pada Sang Pemilik hidupku

Oh Pemilik Hidup dan Kekasih Jiwaku
Maafkanku jika keputusanku ini mungkin tak sejalan dengan kehendakMu
Namun ku siap menerima apa pun resikonya
Apa pun itu...
Kumohon tetaplah genggam erat tanganku

03 April 2013

Hari Baru

Karya: Cahyani Wijayanti

Hari ini
Hari yang kunanti-nanti
Saat ku buka mataku
Kunikmati sejuknya cintaMu

Wow sungguh luar biasa anugrahMu
Mungkin banyak insan yang menganggap ini biasa
Namun bagiku ini ajaib
Seluruh organ tubuhku kau buat sehat
Kau buatku dapat melihat panorama kebaikanMu

Kau lukiskan itu dalam kanvas cakrawalaMu
Setiap degup jantungku seakan-akan bermelodi mengagungkan karyaMu
Lidah ini tak tahan tuk menceritakan kasihMu

Syukur kupanjatkan hanya bagiMu
S'gala hormat pujian kupersembahkan hanya untukMu
Terimakasih Allahku buat hari baru
Hari yang penuh anugrah dan sukacita melimpah
Selamat tinggal hari yang telah lalu
Kini ku siap mengarungi dunia di hari baru ini dengan tuntunan terang cintaNya
Amin

14 Maret 2013

Bertamu

Karya: Cahyani Wijayanti

Saat duduk bersantai di pondok kita
Menikmati semilir angin sepoi-sepoi
Mengendurkan otot-otot yg kaku
Wow... Senangnya hati ini

Namun tiba-tiba...
Ada saja yang datang berkunjung
Bermaksud bertamu
Atau sekedar bertanya sesuatu

Hemm...
Kadang-kadang ada juga tamu yang tak diundang
Kedatangannya membuat kegelisahan
Kehadirannya tak diinginkan
Bahkan bisa membuat kita kehilangan kendali kemudi
Siapakah dia?
Ya benar... Dia adalah gelombang masalah
Gelombang yang menerpa bahkan bisa merobohkan pondokmu
Mampukah kita bertahan dan menang melawannya?

Ada juga tamu yang tiba-tiba datang
Tiada satu insan pun yang dapat meramalkan waktu kedatangannya
Dia adalah kematian
Dia bisa menjemput kita kapan saja
Saat jatuh sakit... saat di tengah keramaian..
Atau bahkan di saat segala sesuatu berjalan baik dan bahagia
Siapkah kita?

Namun tenanglah...
Ada juga sosok tamu yang menggairahkan
Dia adalah tamu yang senantiasa kita harapkan
Kedatangannya kita nantikan
Ya benar dia adalah sukacita... damai sejahtera dan kebahagiaan

Terkadang kita tidak dapat memilih siapa tamu yang akan mengunjungi kita
Bagaimakah respon kita?
Apa yang sebaiknya dilakukan?
Bertahankah kita dalam berproses?
Sobat... Jawaban kita menentukan langkah kita selanjutnya

22 Febuari 2013

Suka? Berbagi ke teman

Copyright 2014 Cahyani Wijayanti - All Rights Reserved