Likes:
Menu
Home
Tata Tertib
Kontak

Puisi Kehidupan

Berikut puisi-puisi tentang kehidupan, bermacam-macam pelajaran hidup untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Semoga teman-teman menyukainya, mendapat inpirasi dan hal bermamfaat. Terima kasih. Yani

Terima kasih Bapak

Karya: Cahyani Wijayanti

KAU DIAM SERIBU BAHASA
MENYIMPAN SEJUTA ASA
MUTIARAMU TERPENDAM DALAM KALBU
NAMUN TETAP BERSINAR DALAM KEGELAPAN

CINTAMU MELULUHKAN HATI KAMI
PERHATIANMU MENGGUGAH KAMI
UNTAIAN DOAMU MENGUBAH HIDUP KAMI
YA…SELURUH ALBUM KEHIDUPANMU KAU DEDIKASIKAN UNTUK KAMI

TERIMAKASIH BAPAK
TERIMAKASIH UNTUK SEGALA PERJUANGANMU
KAU PIKUL SALIB SEPANJANG HIDUPMU
KAU RELA MENANGGUNG SEGALANYA UNTUK KAMI

MAAFKAN KAMI BAPAK
KARENA KAMI BELUM CUKUP MEMBAHAGIAKANMU
KAMI BELUM BISA MEMBALAS SELURUH CINTA KASIHMU
KAMI BELUM MAMPU MENGHIASI HIDUPMU DENGAN SUKACITA PENUH

DOA INI KAMI DARASKAN HANYA UNTUKMU
BERSAMA BUNDA MARIA DAN PARA KUDUS DI SORGA
MEMOHON RAHMAT KERAHIMAN ILAHI
AGAR PENGAMPUNAN TERCURAH DAN TERBUKALAH PINTU SORGA UNTUKMU
SAMPAI ALLAH BAPA MEMELUKMU KEMBALI MASUK DALAM KEHIDUPAN KEKAL DI KERAJAANNYA
TERIMAKASIH BAPAK
KAMI KELUARGA YANG SANGAT MENCINTAIMU

17 APRIL 2015

Coblos...coblos...coblos...

Karya: Cahyani Wijayanti

Gebyar Calon Legislatif
Mereka bertarung tuk merebut simpati rakyat
Dengan cara halus seperti merpati
Atau seperti serigala berbulu domba??
Atau bahkan licin dan licik seperti ular berbisa??

Pilih siapa ya??
Mereka semua berubah bak super hero
Berlomba-lomba menebar kebaikan semu
Merayu-rayu berpoles topeng
Jujurkah mereka?
Siapa gerangan yang tahu kebenarannya?

Coblos…coblos….coblos….
Saatnya mencoblos Calon Legislatif
Kiranya Yang Maha Kuasa mengaruniakan pemimpin
Pemimpin berhati malaikat
Demi kemajuan Bangsa Indonesia tercinta
Amin

09 April 2014

Menunggu

Karya: Cahyani Wijayanti

Tik tok tik tok.. Jarum jam terus berputar Seakan terus mengiringiku Mengamati gerak-gerikku Bola mataku tak terlepas memandang sang waktu Berharap ku mendapatkan jawaban pasti Hatiku penuh dengan tanda tanya Wouw berjuta rasanya saat menunggu Apakah harus tetap menunggu? Ataukah ku pergi saja dari sini? Hem...smua mengandung resiko Menunggu..menunggu...dan menunggu 03 April 2014

Duduk

Karya: Cahyani Wijayanti

Diam ku duduk disini menantimu
Detik demi detik ku lewati
Pandanganku tak terlepas dari sang waktu
Resah... Gelisah...

Duduk disini
Ditemani oleh gadgetku
Jari jemariku terus bergerak
Menekan rangkaian keypad ini
Sambil terus berharap kehadiranmu

Namun hatiku percaya
Kau pasti kan menepati janjimu
Tuk bersua dengan diriku
bersama belajar dan bercanda ria

Sebentar lagi...
Ya.. Sebentar lagi kau kan datang
Meski agak terlambat
Namun pasti kau kan datang
30 Maret 2014

<< Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ... 25 Next >>

Suka? Berbagi ke teman

Copyright 2014 Cahyani Wijayanti - All Rights Reserved