Bertamu
Karya: Cahyani Wijayanti
Untitled Document
Saat duduk bersantai di pondok kita
Menikmati semilir angin sepoi-sepoi
Mengendurkan otot-otot yg kaku
Wow... Senangnya hati ini
Namun tiba-tiba...
Ada saja yang datang berkunjung
Bermaksud bertamu
Atau sekedar bertanya sesuatu
Hemm...
Kadang-kadang ada juga tamu yang tak diundang
Kedatangannya membuat kegelisahan
Kehadirannya tak diinginkan
Bahkan bisa membuat kita kehilangan kendali kemudi
Siapakah dia?
Ya benar... Dia adalah gelombang masalah
Gelombang yang menerpa bahkan bisa merobohkan pondokmu
Mampukah kita bertahan dan menang melawannya?
Ada juga tamu yang tiba-tiba datang
Tiada satu insan pun yang dapat meramalkan waktu kedatangannya
Dia adalah kematian
Dia bisa menjemput kita kapan saja
Saat jatuh sakit... saat di tengah keramaian..
Atau bahkan di saat segala sesuatu berjalan baik dan bahagia
Siapkah kita?
Namun tenanglah...
Ada juga sosok tamu yang menggairahkan
Dia adalah tamu yang senantiasa kita harapkan
Kedatangannya kita nantikan
Ya benar dia adalah sukacita... damai sejahtera dan kebahagiaan
Terkadang kita tidak dapat memilih siapa tamu yang akan mengunjungi kita
Bagaimakah respon kita?
Apa yang sebaiknya dilakukan?
Bertahankah kita dalam berproses?
Sobat... Jawaban kita menentukan langkah kita selanjutnya
22 Febuari 2013
|