Likes:
Menu
Home
Tata Tertib
Kontak

Puisi Kehidupan

Berikut puisi-puisi tentang kehidupan, bermacam-macam pelajaran hidup untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Semoga teman-teman menyukainya, mendapat inpirasi dan hal bermamfaat. Terima kasih. Yani

Seribu Lilin

Karya: Cahyani Wijayanti

Kecil… lemah…
Tak bernyawa…
Tak ada kuasa tuk melawan
Pasrah pada tuannya

Saat api membakarmu
Kau hanya terdiam
Tak ada perlawanan sama sekali
Bungkam tak bernada

Hai…lihatlah sekelilingmu!
Mereka menyala sepertimu
Berkobar di dalam gelap gulita
Bertarung melawan kefanaan

Kecil mungil…
Tapi tetap kokoh tidak goyah sedikitpun
Berjuang sampai detik-detik terakhir
Menang sampai garis finish

Kau…ya kau…kalian semua….
Seribu lilin bercahaya berkorban
Seribu lilin bersatu hati
Rela terbakar demi kebahagiaanku


Tuanmu pasti berbudi baik
Memakaimu tuk merajut kasih
Menyembuhkan segala luka
Menutupi banyak cela

Seribu lilin….
Puji syukur kupanjatkan ke hadiratNya
Saat ini ku menang karna untaian doa yang diterangi seribu lilin
Seribu lilin…seribu doa…seribu kerinduan…
Senantiasa mengiringi langkahku menuju jalanNya

13 April 2018

Uang

Karya: Cahyani Wijayanti

Lihatlah dia!
Hhhhmm... Rupawan sekali wajahnya
Begitu menggoda smua insan
Berdaya pikat tinggi

Lihatlah dia!
Dia bisa merayumu
Dia bisa membungkam suaramu
Dia bisa menikammu
Bahkan dia bisa menghancurkanmu

Namun...
Dia juga bisa menghiburmu
Dia bisa mengajarkanmu
Dia bisa menjadi seperti penolong bagimu

Ya... Lihatlah dia!
Uang...uang...uang..
Benda mati yang sebenarnya tidak bersalah
Tergantung di tangan siapa dia berada
Di tangan serigala berbulu domba?
Ataukah di tangan malaikat tak bersayap?

29 Mei 2015

Tersenyum di Balik Pintu

Karya: Cahyani Wijayanti

Ku berjalan ke sana
Sepertinya terlihat segar disana
Keraguan melanda
Namun kubulatkan tekadku
Melanjutkan petualanganku ke sana

Berseri seri hatiku
Tenggelam dalam sungai sukacitamu
Haaaa...!!
Apa yang terjadi...??
Tiba-tiba kuterhempas keluar
Dan pintu terkunci rapat
Ku ketuk ketuk pintu itu
Ku mencoba mendobrak pintu itu
Namun percuma saja
Pintu tetap tertutup
Huuuhh...lelah!

Ku hanya bisa terdiam di balik pintu
Tertegun untuk sementara waktu
Lututku kemudian bertelut
Tertunduk berpasrah
Satu pintu lagi tertutup bagiku

Ada apa gerangan?
Apa maksud dari semua ini?
Mengapa harus terjadi dalam kurun waktu yang hampir bersamaan?
Ribuan tanda tanya menyerbu batinku

Tiba-tiba kurasakan hembusan angin lembut
Kesejukan menyapaku
Ya...mungkin ini saatnya pengosongan diri
Membuka hati untuk lebih dibersihkan
Segala kelekatan siap dilepaskan
Mungkin itulah alasan pintu itu tertutup bagiku
Lalu Dia memberiku ketegaran
Dan pada akhirnya aku dimampukan tuk tersenyum ikhlas di balik pintu itu

28 Mei 2015

Bintang

Karya: Cahyani Wijayanti

Wahai bintang...
Tebarkanlah cahayamu
Hiasilah malam ini dengan senyumanmu
Menarilah bersama dengan rembulan

Wahai bintang...
Ceritakanlah kisahmu
Bertahan dalam kelamnya malam
Agar stiap insan mengerti
Makna perjuangan bergulat dalam gelap gulita

Wahai bintang...
Ku ingin slalu memandang lukisanmu
Terang benderang di cakrawala
Biarpun kecil namun sangat berarti bagiku
Mewarnai stiap lembaran albumku
25 Februari 2015

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 ... 25 Next >>

Suka? Berbagi ke teman

Copyright 2014 Cahyani Wijayanti - All Rights Reserved